Faisal Mekdad: Kalah di Suriah, Musuh Ingin Kacaukan Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i49249-faisal_mekdad_kalah_di_suriah_musuh_ingin_kacaukan_iran
Deputi Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan, kegagalan konspirasi musuh di Suriah memaksa mereka menyeret perang ke dalam wilayah Republik Islam Iran dan mendukung kerusuhan di negara ini.
(last modified 2026-05-04T18:06:10+00:00 )
Jan 04, 2018 12:37 Asia/Jakarta
  • Faisal Mekdad
    Faisal Mekdad

Deputi Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan, kegagalan konspirasi musuh di Suriah memaksa mereka menyeret perang ke dalam wilayah Republik Islam Iran dan mendukung kerusuhan di negara ini.

Faisal Mekdad, Deputi Menlu Suriah, Rabu (3/1) dalam pertemuan dengan Ahmad Salek Kashani, Ketua Delegasi Parlemen Iran di Damaskus, menekankan berlanjutnya perlawanan Tehran dan Damaskus dalam menghadapi terorisme.

Dalam kesempatan itu, Faisal Mekdad menuturkan, Suriah mengecam segala bentuk kerusuhan yang dirancang dan dilaksanakan oleh Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan anasir-anasirnya.

Deputi Menlu Suriah juga menyinggung solidaritas rakyat dan pemerintah Suriah atas rakyat dan pemerintah Iran, serta memuji kebijakan Parlemen Iran yang mengumumkan Al Quds sebagai ibukota abadi Palestina.

Iran-Suriah

Sementara itu, Ahmad Salek Kashani dalam pertemuan tersebut mengucapkan selamat atas kemenangan bersama Suriah dan Iran dalam menghadapi kelompok teroris Daesh. Ia juga menekankan kerja sama dua negara dalam melawan Israel dan para pendukungnya.

Menurut ketua delegasi Parlemen Iran, Amerika dan Israel mendukung para ekstremis dan menyebarluaskan pemikirannya.

"Persatuan bangsa-bangsa dunia dan perlawanan atas dominasi Amerika dan Israel di kawasan, adalah satu-satunya jalan untuk melawan pemikiran ekstrem," ujarnya.

Dalam konferensi pers bersama dengan Deputi Menlu Suriah di Damaskus, Kashani menekankan peningkatan hubungan strategis Iran-Suriah.

"Langkah Yahudisasi Amerika dan Israel atas Al Quds harus dilawan," tegasnya.

Delegasi persahabatan Parlemen Iran dan Suriah melakukan kunjungan resmi ke Damaskus. (HS)