Al-Musawi: Hizbullah Kejar Strategi yang Sama untuk Hadapi Israel
-
Hizbullah Lebanon.
Anggota Fraksi Hizbullah Lebanon di parlemen negara ini mengatakan, komunikasi dengan pemimpin kelompok-kelompok Palestina adalah termasuk langkah Hizbullah yang bertujuan untuk menyiapkan keseragaman strategis untuk menghadapi rezim Zionis Israel.
Nawaf al-Musawi mengatakan hal itu dalam wawancara dengan IRNA, Selasa (9/1/2018).
Ia menambahkan, tujuan rencana Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi dan Jared Kushner, Penasihat Presiden Amerika Serikat adalah agar masalah al-Quds dan kembalinya warga Palestina ke tanah air mereka bisa terlupakan, oleh karena itu hal ini memerlukan program terkoordinasi agar musuh tidak bisa merealisasikan program dan agendanya.
Al-Musawi lebih lanjut menyayangkan tidak diliputnya Intifada rakyat Palestina di media-media Barat.
"Mereka selalu mendasarkan narasi Israel, namun rakyat Palestina tidak akan meninggalkan intifada sampai berakhirnya pendudukan rezim Zionis," ujarnya.
Anggota Fraksi Hizbullah Lebanon menyebut hubungan Hizbullah Lebanon dengan cita-cita Palestina sebagai hubungan yang abadi.
"Perang Hizbullah di Suriah tidak terpisah dari cita-cita Palestina, sebab, runtuhnya Damaskus berarti kehilangan dukungan perlawanan, terutama di tingkat militer," jelasnya.

Al-Musawi menilai kehancuran kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) di berbagai wilayah Suriah sebagai prestasi terpenting pada tahun 2017.
"Dalam tiga tahun, Poros Muqawama berhasil menumpas Daesh; yaitu misi, di mana para pejabat AS mengumumkan bahwa diperlukan waktu 30 tahun untuk menumpas Daesh," tuturnya.
Ia menjelaskan, salah satu alasan kemarahan Arab Saudi kepada Hizbullah Lebanon adalah kemenangannya dalam menumpas Daesh terutama di perbatasan Lebanon dan Suriah. (RA)