Assad: Dukungan Rusia Percepat Solusi Politik di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i5014-assad_dukungan_rusia_percepat_solusi_politik_di_suriah
Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengatakan keberhasilan militer Suriah dengan dukungan Rusia akan mempercepat penyelesaian politik di negaranya.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 30, 2016 04:23 Asia/Jakarta
  • Assad: Dukungan Rusia Percepat Solusi Politik di Suriah

Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengatakan keberhasilan militer Suriah dengan dukungan Rusia akan mempercepat penyelesaian politik di negaranya.

Dalam wawancara dengan Badan Informasi Internasional Rossiya Segodnya, Assad menegaskan Damaskus akan menunjukkan fleksibilitas dalam perundingan Jenewa sehingga bisa memanfaatkan kesempatan untuk memecahkan masalah di Suriah. Demikian dikutip IRNA, Selasa (29/3/2016).

“Pemerintah Suriah berupaya untuk tidak melewatkan kesempatan dalam perundingan untuk menyelesaikan semua masalah” tambahnya.

Assad lebih lanjut menuturkan, sebagian pihak menuduh Damaskus dan Moskow dalam perkara ini dan mereka berusaha mengesankan bantuan Rusia dalam melawan terorisme sebagai intervensi untuk mendukung presiden atau pemerintah Suriah, dan dengan demikian, hal ini dianggap sebagai hambatan dalam negosiasi.

“Jika kita kembali ke kebijakan pemerintah Suriah lima tahun lalu, kami menanggapi semua inisiatif, tanpa kecuali yang datang dari semua sisi, bahkan dari mereka yang tidak ramah,” jelas Assad.

"Tujuan Damaskus adalah agar tidak kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan masalah Suriah dan mencoba inisiatif itu,” tambahnya.

Menurutnya, dukungan militer Rusia dan dukungan yang diberikan oleh teman-teman Suriah serta prestasi militer Suriah, semua ini akan menyebabkan percepatan penyelesaian politik, dan bukan sebaliknya.

“Kami tidak mengubah posisi kami, tidak sebelum dukungan dari Rusia atau setelahnya," tegas Assad.

Di bagian lain, Presiden Assad menandaskan bahwa kemenangan militer Suriah akan mempengaruhi posisi negara-negara dan kekuatan yang menghambat penyelesaian masalah Suriah, karena mereka di tempat pertama – Arab Saudi, Turki, Perancis dan Inggris – mengharapkan kekalahan kami di medan perang untuk memaksakan syarat-syaratnya dalam perundingan.

“Jadi, kemenangan militer Suriah akan menyebabkan percepatan penyelesaian politik, dan tidak akan ada hambatan dalam proses ini,” ujarnya.(RM)