Assad: AS dan Sekutunya Terus Dukung Kelompok Teroris
-
Bashar Assad, Presiden Suriah
Bashar Assad, Presiden Suriah hari Rabu (14/3) dalam pertemuan dengan Falih Al-Fayyadh, penasihat keamanan nasional Irak menegaskan Amerika, sekutu dan anasirnya tetap melanjutkan dukungan materi dan politik terhadap kelompok-kelompok teroris.
Menurut laporan IRIB, televisi al-Ikhbariah Suriah hari Rabu menyebutkan, Bashar Assad dalam pertemuan dengan Falih al-Fayyadh mengatakan, sekalipun telah diraih kemenangan besar dalam perang dengan terorisme di Suriah dan Irak, tapi Amerika dan sekutunya di kawasan tetap melancarkan konspirasinya dengan tujuan melemahkan dan memecah belah negara-negara kawasan.
Bashar Assad menyinggung bahwa harus menghadapi Barat dengan skenarionya yang menarget persatuan dan kedaulatan negara seraya menambahkan, perang melawan terorisme akan terus berlanjut selama Suriah masih belum bersih dari teroris.
Presiden Suriah menegaskan pentingnya memerangi terorisme seraya mengatakan, masalah ini membutuhkan persatuan dan peningkatan upaya negara-negara yang tegar menghadapi konspirasi ini dan berupaya untuk melindungi persatuan dan mengembalikan stabilitas keamanan di kawasan.
Falih Al-Fayyadh, penasihat keamanan nasional Irak dalam pertemuan ini menyampaikan pesan lisan Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak kepada Bashar Assad.
Kelompok teroris Daesh (ISIS) sejak 2011 memasuki Irak dan sebagian besaar negara ini didudukinya. PM Irak, Haider al-Abadi, selaku Panglima Tinggi Angkatan Bersenjata Irak, pada 9 Desember 2017, secara resmi telah mengumumkan pembebasan seluruh wilayah yang diduduki Daesh dan kemenangan besar bangsa ini melawan terorisme.
Krisis di Suriah meletus 2011 yang dipicu serangan luas kelompok-kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika dan sekutunya demi mengubah konstelasi politik regional yang lebih menguntungkan rezim zionis Israel.
Berbagai keberhasilan diraih militer Suriah dan pasukan muqawama yang membawa negara ini menuju kemenangan total dalam memerangi para teroris.