Nasrullah Ungkap Tawaran "Busuk" Saudi kepada Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i54038-nasrullah_ungkap_tawaran_busuk_saudi_kepada_suriah
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayyid Hassan Nasrullah menekankan pentingnya kehadiran partai Hizbullah di parlemen Lebanon, seraya mengungkap kunjungan rahasia pejabat senior Saudi dan Suriah, dan menuntut pemutusan hubungan dengan Iran dan muqawama sebagai imbalan penghentian dukungan Riyadh untuk para teroris.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 27, 2018 15:20 Asia/Jakarta
  • Sekjen Hizbullah Lebanon
    Sekjen Hizbullah Lebanon

Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayyid Hassan Nasrullah menekankan pentingnya kehadiran partai Hizbullah di parlemen Lebanon, seraya mengungkap kunjungan rahasia pejabat senior Saudi dan Suriah, dan menuntut pemutusan hubungan dengan Iran dan muqawama sebagai imbalan penghentian dukungan Riyadh untuk para teroris.

Situs al-Nashrah Lebanon pada Selasa (27/3/2018) melaporkan, Sekjen Hizbullah Lebanon dalam pertemuan dengan para pejabat komite pemilu partai gerakan ini di Beirut, mengungkap kabar soal pertemuan para pejabat tinggi Saudi dan Suriah, di sebuah tempat yang tidak disebutkan namanya. 

Dilaporkan, Arab Saudi dalam pertemuan tersebut menuntut pemutusan hubungan Suriah dengan Iran dan kelompok muqawama dan sebagai imbalannya, Riyadh menjanjikan pemutusan dukungan kepada teroris dan juga pemberian bantuan ratusan miliar dolar untuk proyek rekonstruksi Suriah.

Sayyid Hassan Nasrullah

 

Menurut Nasrullah, "Usulan tersebut telah dikemukakan dua kali kepada Suriah oleh Arab Saudi dan ini menunjukkan bahwa tujuan mereka adalah melemahkan gerakan muqawama."

 

Pada bagian lain, Sekjen Hizbullah Lebanon menyinggung masalah pemilu di Lebanon dan mengatakan, "Kami akan berpartisipasi dalam pemilu dengan ketenangan politik dan etika,koalisi antara Hizbullah dan Gerakan Amal sudah di atas level strategis, serta mencakup dimensi iman dan ideologi."

 

"Kalian tidak akan mendengar dari gerakan al-Mustaqbal dan kelompok-kelompok lain kecuali mereka berbicara buruk tentang kami, sehingga dengan demikian mereka dapat menarik simpati Arab Saudi dan Amerika Serikat, karena pada hakikatnya mereka tidak memiliki apapun yang dapat disampaikan kepada para pendukung mereka," tegas Nasrullah.

 

Pemilu parlemen Lebanon akan digelar pada 6 Mei 2016.

 

Berbicara soal serangan rudal terbaru Yaman ke Arab Saudi, Sayyid Nasrullah mengatakan, "Sampainya rudal Yaman ke langit Riyadh baik itu mengenai target atau tidak, merupakan sebuah capaian militer istimewa. Kini, alutsista orang-orang Yaman tidak bisa dibandingkan dengan periode penjajahan tidak langsung Arab Saudi di negara itu."(MZ/PH)