Dinas Intelijen Otorita Ramallah Dalangi Teror Hamdallah
-
Insiden serangan teror terhadap rombongan PM Palestina Rami Hamdallah di Gaza, 13 Maret 2018.
Kementerian Dalam Negeri Palestina di Jalur Gaza, menyatakan bahwa beberapa perwira dinas intelijen Otorita Ramallah berada di balik serangan terhadap konvoi Perdana Menteri, Rami Hamdallah.
Hamdallah selamat dalam sebuah ledakan di Gaza pada 13 Maret. Bom diledakkan dari jarak jauh ketika rombongan PM Palestina melakukan kunjungan ke Gaza.
Seperti dikutip Pusat Info Palestina, juru bicara Kemendagri Palestina di Gaza, Iyad al-Bazam pada Sabtu (28/4/2018) mengatakan, hasil investigasi menunjukkan bahwa beberapa perwira dinas intelijen Otorita Ramallah terlibat dalam serangan terhadap Hamdallah.
"Hasil investigasi menunjukkan bahwa tokoh senior di dinas intelijen Otorita Ramallah adalah mesin sel subversif yang bekerja untuk merusak keamanan di Jalur Gaza," tambahnya.
Bahan peledak telah ditanam delapan hari sebelum kendaraan rombongan PM Palestina masuk ke Gaza, sementara sistem kontrol jarak jauh dipasang tiga hari sebelumnya.
Otoritas Gaza baru diberitahu tentang kunjungan Hamdallah ke daerah itu hanya 48 jam sebelumnya. Ini membuktikan bahwa mereka yang terlibat dalam aksi teror itu mengetahui secara detail tentang tanggal perjalanan Hamdallah.
"Kepala Dinas Intelijen Otorita Ramallah, Majed Faraj juga menemani kunjungan Hamdallah. Tapi, ia memilih menumpangi kendaraan perdana menteri dan bukan miliknya sendiri, ini tidak biasa," jelas Iyad al-Bazam dalam konferensi pers di Gaza. (RM)