Setelah Berhasil Tumpas Daesh, Irak akan Fokus Berantas Korupsi
-
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi.
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan, syarat kesuksesan di Irak pada tahap pasca penumpasan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) adalah perang melawan korupsi.
Al-Abadi mengungkapkan hal itu dalam pernyataan terbaru ketika menyebut kemenangan atas Daesh sebagai hal yang sangat bernilai bagi rakyat Irak.
"Hari ini, rakyat Irak bisa membuat keajaiban lain dengan merekonstruksi Irak, namun prasyaratnya adalah memberantas korupsi dan bersatu melawan koruptor," kata al-Abadi, Kamis (3/5/2018) malam seperti dilansir Mehr News.
Pada tahun 2014, kelompok teroris Daesh yang memperoleh dukungan finansial dan militer dari Amerika Serikat dan sekutunya di Barat dan kawasan, termasuk Arab Saudi, menyerang Irak dan menduduki sebagian besar wilayah utara dan barat negara Arab ini serta membuat berbagai kejahatan mengerikan.
Atas permintaan pemerintah Baghdad, Republik Islam Iran membantu rakyat Irak untuk menumpas Daesh.
Pada hari Jumat 17 November 2017, militer Irak yang dibantu para penasihat militer Iran berhasil membebaskan kota Rawa di provinsi al-Anbar dari pendudukan teroris Daesh. Kota ini adalah pangkalan terakhir Daesh di Irak. (RA)