Assad: Pasukan AS harus Keluar dari Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i57868-assad_pasukan_as_harus_keluar_dari_suriah
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan pasukan Amerika Serikat harus meninggalkan Suriah dan mengambil pelajaran dari perilaku terhadap mereka di Irak.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 31, 2018 16:44 Asia/Jakarta
  • Presiden Suriah Bashar al-Assad
    Presiden Suriah Bashar al-Assad

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan pasukan Amerika Serikat harus meninggalkan Suriah dan mengambil pelajaran dari perilaku terhadap mereka di Irak.

"Setiap kali militer Suriah mencapai kemajuan dalam menumpas kelompok-kelompok teroris, AS, Israel dan sejumlah negara Barat berusaha agar perang di Suriah berakhir lebih lambat. Hal itu mereka lakukan dengan cara mendukung teroris dan mengirim mereka ke Suriah atau dengan menciptakan hambatan dalam proses politik," kata Assad dalam wawancara dengan RT, Rabu (30/5/2018) malam.

 

Dia menambahkan, AS dan Israel telah kehilangan "kartu-kartu trufnya" di Suriah, di mana yang paling penting adalah kelompok teroris Front al-Nusra dan Daesh (ISIS) pasca pembebasan Aleppo, Deor ez-Zor, Homs dan Damaskus.

 

Dan kini, lanjut Assad, mereka sedang mencari kartu truf lain, yaitu Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Pasukan AS

 

Di bagian lain pernyataannya, presiden Suriah menekankan pembebasan berbagai wilayah yang dikontrol oleh SDF. Assad menjelaskan, ada dua opsi untuk menghadapi SDF: dengan berunding dengan mereka dan atau menggunakan kekerasan.

 

"Jika perundingan dengan Pasukan Demokratik Suriah gagal, maka kami akan menggunakan opsi kekerasan untuk membebaskan berbagai daerah yang diduduki mereka," tegasnya.

 

Presiden Suriah lebih lanjut menyinggung klaim-klaim rezim Zionis Israel tentang keberadaan pasukan Iran di Suriah. Assad menuturkan, tidak ada pasukan Iran di Suriah, namun hanya penasihat militer negara itu yang berada di Suriah.

 

"Suriah akan melanjutkan penguatan pertahanan udaranya untuk menghadapi serangan udara Israel," pungkasnya. (RA)