Bahrain Incar Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Sebuah delegasi Bahrain mengunjungi Tel Aviv pada Desember 2017.
Surat kabar Haaretz menyatakan bahwa para pejabat Bahrain dan Israel sedang mempelajari situasi untuk mengumumkan hubungan kedua pihak.
Pekan lalu, delegasi Israel mengunjungi Bahrain; sebuah negara yang secara resmi tidak memiliki hubungan diplomatik dengan rezim Zionis.
Para diplomat Israel berada di Bahrain untuk konferensi internasional yang diselenggarakan oleh UNESCO. Meskipun simbolis, partisipasi mereka menandai pergeseran hubungan Manama ke arah Tel Aviv.
Menurut laporan Haaretz seperti dikutip Farsnews, Bahrain dan Israel memiliki kepentingan bersama yang telah mendorong kedekatan mereka.
Menteri Luar Negeri Bahrain, Khalid bin Hamad Al Khalifa juga mendukung serangan rezim Zionis terhadap Suriah. Haaretz menilai hal ini sebagai sinyal ke arah pembangunan hubungan diplomatik Manama dengan Tel Aviv.
Seorang mantan pejabat Israel mengatakan kepada Haaretz bahwa salah satu alasan Bahrain adalah karena sikap Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang sedang bergerak mendekati Israel.
Langkah beberapa negara Arab untuk berdamai dengan rezim Zionis sejalan dengan prakarsa Amerika yang disebut "Deal of the Century" dengan tujuan menghapus hak-hak rakyat Palestina. (RM)