Warga Syiah Fu'ah dan Kafriya, Suriah Bebas dari Teroris
-
bus-bus untuk evakuasi
Di tengah gangguan kelompok-kelompok teroris dan penyanderaan atas 900 warga Fu'ah dan Kafriya, Jumat (20/7) dini hari para sandera berhasil dibebaskan dari tangan teroris dan dievakuasi ke Aleppo.
Berdasarkan kesepakatan antara pemerintah Suriah dengan kelompok teroris, warga pemukiman Syiah, Fu'ah dan Kafriya di Provinsi Idlib, barat laut Suriah yang berjumlah 7000 orang, sejak kemarin, Kamis (19/7) dibawa keluar dari kota itu menggunakan 121 bus dan dipindahkan ke pemukiman sementara di timur Aleppo lewat Al Eiss.
Proses implementasi kesepakatan berlanjut hingga malam lalu dan sekitar 6000 orang dikabarkan sudah memasuki pemukiman sementara, dalam tiga tahap evakuasi.
Pada saat bus terakhir yang mengangkut warga Fu'ah dan Kafriya sedang keluar dari kota, para teroris menyandera sekitar 900 warga yang tengah berada di dalam 21 bus dan tidak membiarkan kendaraan itu bergerak maju.
Sumber media Suriah mengabarkan, penyebab penyanderaan itu adalah konflik yang terjadi di tengah kelompok teroris.
Kantor berita resmi Suriah, SANA, Jumat (20/7) memberitakan, rombongan bus terakhir yang membawa warga Fu'ah dan Kafriya dari Idlib, sudah memasuki wilayah Jabrin di Aleppo.
Dengan tibanya bus-bus tersebut, operasi evakuasi warga Fu'ah dan Kafriya dari Idlib selesai.
Sejak dimulainya operasi evakuasi itu kemarin hingga Jumat dini hari, 121 bus sudah tiba di Aleppo dan sekitar 7000 warga Fu'ah dan Kafriya sudah berhasil dievakuasi, sehingga kedua kota itu kosong dari penduduk.
Sebagai kompensasi atas evakuasi tersebut, pemerintah Suriah membebaskan sejumlah anasir teroris untuk dibawa ke Idlib, namun beberapa dari mereka tidak mau dievakuasi ke Idlib dan lebih memilih tetap tinggal di wilayah-wilayah yang dikuasai pasukan pemerintah Suriah. (HS)