Abu Mujahid: Tak Ada Gencatan Senjata dengan Israel
-
Abu Mujahid
Juru bicara Komite Perlawanan Rakyat Palestina, PRC mengatakan, kelompok-kelompok perlawanan Palestina masih melanjutkan negosiasi untuk mencapai sikap bersama terkait rekonsiliasi dan gencatan senjata, dan apa yang disiarkan oleh media rezim Zionis Israel tidak benar, karena sampai sekarang program gencatan senjata belum final.
Media-media Israel baru-baru ini mengabarkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Sebagaimana diklaim media Israel, kesepakatan gencatan senjata itu terdiri dari enam poin yaitu, dibukanya seluruh pintu perbatasan Jalur Gaza dan diperluasnya jangkauan bagi para nelayan Palestina di pesisir pantai Gaza, pengiriman bantuan medis dan kemanusiaan, pertukaran tahanan Palestina dengan tentara Israel yang hilang di Gaza, rekonstruksi infrastruktur Gaza dengan dana asing, pembangunan pelabuhan dan bandara untuk Gaza.
Fars News (17/8) mengutip TV Al Mayadeen Lebanon melaporkan, Jubir Komite Perlawanan Rakyat Palestina, Kamis (16/8) malam mengatakan, apa yang sampai sekarang sudah dibicarakan di Kairo terkait hal tersebut adalah gencatan senjata tahun 2014 pasca perang 50 hari.
Abu Mujahid menjelaskan bahwa prioritas kelompok perlawanan Palestina adalah rekonsiliasi nasional sebelum gencatan senjata.
Ia menambahkan, Israel berusaha memecah belah kelompok perlawanan Palestina, juga ingin memisahkan Jalur Gaza dengan Tepi Barat.
Hamas baru-baru ini mengumumkan, sebuah delegasi Hamas pimpinan Deputi Ketua Biro Politik, Saleh Al Araouri bertemu dengan perwakilan Jihad Islam, Gerakan Al Ahrar, Komite Perlawanan Rakyat dan Gerakan Al Mujahidin di Kairo, Mesir.
Tujuan pertemuan itu adalah membicarakan secara serius dan menyeluruh seputar kebutuhan Palestina, prasyarat terwujudnya ketenangan dan jalan untuk menciptakan rekonsiliasi nasional antara Fatah dan Hamas. (HS)