Hizbullah: Idlib Bebas, AS, Israel dan Saudi Kalah di Suriah
-
Syeikh Ali Daamoush
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon menilai pembebasan Provinsi Idlib di barat laut Suriah, yang merupakan pangkalan terakhir teroris di negara itu, akan menjadi kekalahan pahit bagi Barat, Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan Arab Saudi.
Al I'lamul Harbi melaporkan, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah, Syeikh Ali Daamoush, Ahad (2/9/2018) di Beirut menyatakan bahwa perang Suriah sudah semakin mendekati garis akhir.
Ia menuturkan, Amerika dan Eropa, dengan ancaman serangan militernya ke Suriah, berusaha mencegah kehancuran kelompok-kelompok teroris Takfiri dan pembebasan Idlib.
Anggota Hizbullah itu juga menyinggung urgensitas dan dampak politik serta strategis pembebasan Idlib. Menurutnya, pada fase ini Barat, Amerika, Israel dan Saudi tidak punya jalan untuk memaksakan perundingan politik dan penetapan prasyarat.
"Mereka tidak bisa melakukan tuntutan politik atau ekonomi di Suriah" imbuhnya.
Syeikh Daamoush menegaskan, tujuan Amerika menyebarkan isu penggunaan senjata kimia oleh pasukan Suriah adalah menciptakan ketakutan dan memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok teroris dan Takfiri. (HS)