Perselisihan Meningkat, Kabinet Israel Terancam Bubar
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i61762-perselisihan_meningkat_kabinet_israel_terancam_bubar
Mantan Menteri Peperangan Israel, Moshe Yaalon menggambarkan kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai ekstrim dan tidak efektif.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 10, 2018 11:21 Asia/Jakarta
  • Moshe Yaalon.
    Moshe Yaalon.

Mantan Menteri Peperangan Israel, Moshe Yaalon menggambarkan kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai ekstrim dan tidak efektif.

Yaalon, seperti dilaporkan kantor berita Qodsna, Ahad (9/9/2018) mengkritik kebijakan Netanyahu yang bertujuan memecah-belah dan mengatakan bahwa ia tidak akan bergabung dengan kabinet PM rezim Zionis itu.

Dia juga menyampaikan kekhawatiran atas ancaman internal dan meminta agar dibentuk sebuah gerakan politik untuk mengakhiri ekstremisme di kabinet Netanyahu.

Pada Mei 2016, Moshe Yaalon memutuskan mundur dari kabinet dan Partai Likud. Dia mengatakan langkah ini diambil setelah Avigdor Lieberman, ketua Partai Yisrael Beiteinu diundang ke kabinet.

Kabinet Israel terancam bubar setelah meningkatnya perselisihan antara kubu Haredi dan sekuler, skandal korupsi Netanyahu, dan ketidakpuasan pemukim Zionis terhadap kinerja PM. (RM)