Dephan Arab Saudi Akui Pembantaian Warga Sipil Yaman
-
Anak Yaman Korgan serangan Arab Saudi
Salah satu pejabat Departemen Pertahanan Arab Saudi mengakui pembantaian warga sipil selama operasi yang digelar koalisi Arab pimpinan Riyadh ke Yaman.
MNA Selasa (2/10) menulis, Osaiker Alotaibi, salah satu pejabat Departemen Pertahanan Arab Saudi mengatakan, penyidikan yang ada menunjukkan adanya sejumlah kesalahan di berbagai operasi yang dilancarkan koalisi Arab pimpinan Riyadh di Yaman.
Berbagai lembaga internasional berulang kali menekankan serangan koalisi Saudi terhadap target sipil ilegal seperti rumah sakit, sekolah dan tewasnya ratusan ribu warga sipil Yaman.
Menurut Clarence Nelson, Deputi ketua Komisi Hak Anak di bawah PBB, agresi Arab saudi ke Yaman dan pembantaian warga sipil masih tetap berlanjut, namun tidak ada laporan yang dirilis terkait proses peradilan bagi mereka yang terlibat di aksi ini.
Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lainnya sejak Maret 2015 menyerang Yaman dan memblokade negara tetangganya ini dari darat, udara dan laut. Agresi Arab Saudi ke Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 14 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Agresi militer Arab Saudi dan UEA juga membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan bahan makanan dan obat-obatan. (MF)