Amal Hussein, Korban Perang Berkepanjangan Yaman
-
Amal Husein
Amal Hussein, anak perempuan Yaman berusia 7 tahun yang fotonya di The New York Times menjadi simbol dari konflik dan perang berkepanjangan di negara itu, telah meninggal dunia.
Foto yang dipublikasikan jurnalis foto pemenang Hadiah Pulitzer, Tyler Hicks itu menunjukkan gadis kecil kurus yang berbaring di tempat tidur di klinik UNICEF di Aslam, Yaman pada tanggal 18 Oktober 2018.
Foto menyedihkan seorang anak Yaman ini menjadi gambaran mengenai kondisi buruk di negara itu, terutama kondisi anak-anak Yaman akibat agresi militer koalisi Arab Saudi sejak Maret 2015. Amal Hussain menderita kekurangan gizi akut dan harus meregang nyawa dalam kondisi tersebut pada tanggal 26 Oktober 2018.
Ibu Hussein, Mariam Ali kepada Times mengatakan bahwa hatinya "hancur." "Amal selalu tersenyum. Sekarang saya khawatir untuk anak-anak saya yang lain," katanya kepada surat kabar tersebut dalam sebuah wawancara telepon.
Setelah foto Amal diterbitkan di tengah kehebohan internasional atas pembunuhan brutal jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyerukan gencatan senjata "dalam 30 hari ke depan."
Agresi militer koalisi pimpinan Arab Saudi yang didukung oleh AS ke Yaman selama tiga tahun terakhir telah merenggutnya belasan ribu rakyat negara ini.
Para ahli PBB dari Program Pangan Dunia mengatakan bahwa pengeboman pasukan koalisi terhadap warga sipil adalah potensi kejahatan perang dan bahwa blokade telah membuat 12 juta pria, wanita dan anak-anak Yaman berisiko kelaparan yang merupakan kelaparan terburuk dalam 100 tahun. (RA)