Uni Eropa Dinilai Memainkan Peran Destruktif di Krisis Suriah
-
Marinai dan Sousan
Deputi menteri luar negeri Suriah, Ayman Sousan seraya mengkritik peran destruktif Uni Eropa di krisis negaranya mengatakan, Uni Eropa melalui pemaksaan aksi sepihak dan ilegalnya merupakan mitra Amerika Serikat dalam menumpahkan darah rakyat Suriah.
"Sikap Uni Eropa mengekor kebijakan AS membuat independensi organisasi ini di tingkat internasional terpinggirkan dan menambah kekalahan dalam dan luar negeri mereka," ungkap Sousan Selasa (18/12) di Damaskus saat bertemu dengan Thierry Mariani, mantan menteri transportasi Perancis seperti dilaporkan SANA.
Sousan menjelaskan bahwa motif intervensi negara-negara konspiratif terhadap Suriah adalah memperpanjang dan memperumit krisis di negara untuk keuntungan kelompok teroris.
"Pengorbanan rakyat Suriah sebagai teladan paling jelas sebuah komitmen terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara ini telah membuktikan tuntutan mereka bagi independensi dalam keputusan nasional dan melawan seluruh intervensi asing," papar Sousan.
Sementara itu, Thierry Mariani seraya mengungkapkan kepuasannya atas kunjungan ke Suriah pasca kemenangan Damaskus melawan kelompok teroris berharap Suriah keluar dari kesulitan saat ini dan keamanan serta stabilitas dinegara ini segera pulih.
Mariani menilai pendekatan gagal Barat telah memicu krisis sosial dan ekonomi. "Uni Eropa berusaha menerapkan stabilitas dan keamanan di Suriah dengan membatalkan sanksi yang dipaksakan kepada Damaskus," papar Thierry Mariani. (MF)