Ibu Palestina ini Merayakan Natal Bercampur Kesedihan (2)
-
Perayaan Natal di Jalur Gaza.
Seorang ibu Palestina merayakan Natal dengan memeluk foto anaknya, Fadi Zapqli yang gugur ditembak serdadu rezim Zionis Israel selama Intifada tahun 1990.
Ibu Fadi berkata, "Fadi tidak membedakan antara Muslim dan Kristen. Dia mencintai semua orang. Dia tidak rasis. Semua orang mencintainya; dari Tulkarem (Tulkarm), Nablus, Jenin dan dari semua pelosok negeri. Mereka datang dalam prosesi pemakaman Fadi. Pasukan Israel menembakkan gas air mata ke arah kami. Mereka tidak membedakan antara Muslim dan Kristen. Mereka adalah para penjahat."
Ibu Fadi menambahkan, "Kami biasanya merayakannya (Natal) dan Fadi naik ke pohon (Natal). Dia adalah salah satu aktivis Palestina. Dia gugur ketika Intifada meletus... Saat ini adalah hari libur dan kami harus merayakan kelahiran Yesus. Kami sedih karena jumlah Syuhada bertambah. Para penjajah menghancurkan rumah-rumah dan menyerang rumah-rumah pada pukul 02:00.

Kapankah penjajahan Israel terhadap Palestina akan berakhir? (RA)