Menlu Irak Tekankan Perluasan Hubungan Bilateral dengan Iran
-
Zarif saat Jumpa Pers di Baghdad
Menteri Luar Negeri Irak, Mohammad Ali al-Hakim mengatakan meski ada sanksi ekonomi sepihak AS terhadap Tehran, Baghdad menekankan pentingnya memperluas kerja sama di berbagai bidang termasuk ekonomi dengan Republik Islam Iran.
IRNA melaporkan, Ahad sore (13/1) Mohammad Ali al-Hakim usai berunding dengan sejawatnya dari Iran Mohammad Javad Zarif di Baghdad membacakan statemen bersama terkait perundingan tersebut kepada wartawan.
Menlu Irak kepada wartawan mengatakan, pertemuan dengan menlu Iran merupakan peluang yang tepat untuk mengubah pandangan terkait beragam isu di hubungan bilateral dan transformasi regional.
"Ada hubungan bersejarah, bersahabat dan bersaudara antara Iran dan Irak serta perluasan kerja sama politik dan ekonomi dnegan Iran akan menguntungkan Irak," papar Mohammad Ali al-Hakim.
Menlu Irak menambahkan, "Saya telah melakukan lobi dengan Zarif terkait perang kontra terorisme dan menjaga kedaulatan wilayah di Suriah serta penyelesaian krisis Yaman."
Mohammad Ali al-Hakim juga mengingatkan, dukungan terhadap isu Palestina dan hak rakyat tertindas ini atas wilayah mereka dengan ibukota Baitul Maqdis serta pentingnya mengakhiri pendudukan Israel di seluruh wilayah Palestina juga merupakan agenda pembicaraan dengan menlu Iran.
Sementara itu, Mohammad Javad Zarif seraya membenarkan statemen tersebut menjelaskan pandangannya terkait hubungan Tehran-Baghdad serta transformasi regional.
Menlu Iran tiba di Irak pada Ahad untuk bertemu dengan petinggi Baghdad dan menghadiri konferensi perdagangan khususnya sektor swasta kedua negara. (MF)