Menlu Lebanon: Identitas Suriah Golan tidak dapat Diubah
-
Menlu Lebanon Gibran Bassil
Menteri Luar Negeri Lebanon Gibran Bassil mengatakan, Dataran Tinggi Golan wilayah Suriah dan kedaulatannya sebagai sebuah realita sejarah tidak dapat diubah.
Menurut laporan IRNA Jumat (29/3), Gibran Bassil seraya mengisyaratkan bahwa Golan tetap milik Suriah menambahkan, warga Golan adalah etnis Arab dan sejarah ini tidak dapat diubah bahkan dengan keputusan sepihak sekalipun.
Bassil menjelaskan, Ladang Shebaa, Dataran Tinggi Kfarchouba, dan desa Ghajar juga bagian wilayah Lebanon dan tidak mungkin nasib wilayah ini diubah dengan pendudukan.
Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/3) dalam sebuah langkahnya yang bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar resolusi Dewan Keamanan, menandatangani sebuah deklarasi yang mengharuskan Washington mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.
Israel dalam perang tahun 1967 mencaplok sekitar 1200 km persegi wilayah Suriah di Dataran Tinggi Golan dan tak lama kemudian memasukkan wilayah jajahan ini kedalam wilayahnya.
Sementara itu, masyarakat internasional tidak pernah mengakui aneksasi tersebut. (MF)