Lawan Kesepakatan Abad AS, Hamas Susun Strategi Baru
-
Seminar tentang Kesepakatan Abad di Jalur Gaza.
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan, pihaknya ingin membentuk sebuah dewan tinggi yang terdiri dari kelompok-kelompok Palestina, Arab dan Muslim untuk melawan prakarsa AS, Kesepakatan Abad.
Anggota Biro Politik Hamas, Salah al-Bardawil dalam sebuah seminar tentang Kesepakatan Abad di Gaza, Selasa (23/4/2019) menuturkan, Hamas telah menetapkan strategi baru untuk melawan Kesepakatan Abad, yang mencakup langkah-langkah praktis, bukan hanya bersifat penolakan lisan dan kecaman.
"Strategi baru Hamas bertujuan untuk mencapai beberapa tujuan termasuk mewujudkan persatuan Palestina, melawan normalisasi hubungan Arab dengan Israel dan memperkuat resistensi rakyat Palestina, di samping membentuk persekutuan dengan negara-negara Arab dan Muslim," ungkap al-Bardawil, seperti dilaporkan televisi al-Alam.
Di acara yang sama, salah seorang petinggi Jihad Islam Palestina, Ahmed el-Madlal mengatakan para pemimpin dunia Arab harus memperkuat partisipasinya untuk melawan Kesepakatan Abad.
"Konspirasi ini menargetkan bangsa Arab dan Muslim," tegasnya.
Sementara itu, anggota senior Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina, Iyad Awadallah mengatakan, sebuah pertemuan perlu digelar untuk mengatasi konflik internal Palestina dan menetapkan peta jalan untuk menerapkan kesepakatan rekonsiliasi.
Kesepakatan Abad akan menyerahkan Quds kepada rezim Zionis, menempatkan pengungsi Palestina di negara lain, dan Palestina hanya berhak atas wilayah yang tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (RM)