Hamas dan Jihad Islam Siap Berunding dengan Fatah
-
Haniyah dan Nafez Azzam
Gerakan Jihad Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam Palestina selama sidang kubu-kubu Palestina menyatakan kesiapannya untuk berunding dengan Fatah dan mengakhiri friksi.
Seperti dilaporkan Quds, Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyah Sabtu (27/4) di forum "Persatuan untuk Melawan Transaksi Abad" mengatakan, gerakan ini tidak akan menentang setiap pertemuan untuk menghapus friksi internal.
Haniyah juga menilai keharusan kembalinya persatuan adalah pembentukan pemerintah nasional bersatu yang mencakup seluruh kubu dan menekankan implementasi pemilu parlemen serta kesepakatan bagi pemilu majelis nasional dan integrasi instansi Otorita Ramallah di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Ketua Biro Politik Hamas juga menyebut konspirasi Zionis-AS termasuk Transaksi Abad sangat berbahaya dan memperingatkan dihentikannya aktivitas UNRWA, aneksasi ilegal Golan ke Israel dan aksi-aksi pemisahan politik antara Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Sementara itu, Nafez Azzam, anggota Biro Politik Jihad Islam Palestina juga menilai Transaksi Abad sebagai ancaman bagi Palestina dan kawasan Arab. Ia mengatakan, persatuan sikap dalam negeri untuk mengaja kesucian Islam dan loyalitas kepada syuhada dan mereka yang mengalami cidera, solusi tunggal untuk melawan plot Amerika ini. (MF)