Bennett: AS tak Bisa Dipercaya, Israel Harus Mandiri
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i74498-bennett_as_tak_bisa_dipercaya_israel_harus_mandiri
Seorang politikus rezim Zionis Israel mereaksi keputusan Presiden Amerika Serikat untuk meninggalkan milisi bersenjata Kurdi dan mengatakan, langkah Washington ini membuktikan bahwa Tel Aviv benar-benar harus mengandalkan diri sendiri.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 08, 2019 13:00 Asia/Jakarta
  • Naftali Bennett
    Naftali Bennett

Seorang politikus rezim Zionis Israel mereaksi keputusan Presiden Amerika Serikat untuk meninggalkan milisi bersenjata Kurdi dan mengatakan, langkah Washington ini membuktikan bahwa Tel Aviv benar-benar harus mengandalkan diri sendiri.

Fars News (8/10/2019) melaporkan, keputusan Donald Trump untuk menjauhkan pasukan Amerika dari wilayah-wilayah yang dikuasai milisi Kurdi di dekat perbatasan Suriah-Turki, membangkitkan reaksi keras dari sejumlah pejabat dan politikus Israel.

Ketua Partai Jewish Home adalah salah satunya, ia menyampaikan solidaritas untuk pasukan Kurdi dan secara implisit menyebut Washington sebagai sekutu yang tidak bisa dipercaya.

Di akun Twitternya, Bennett menulis, kami orang Israel dalam situasi seperti ini berdoa untuk warga Kurdi yang menjadi sasaran serangan bengis Turki. Dalam kasus ini ada pelajaran sederhana untuk Israel.

Bennett mengklaim, Israel selalu membela dirinya sendiri. Pemerintah Yahudi tidak akan pernah menyerahkan nasibnya kepada orang lain, termasuk kepada teman dekatnya sendiri yaitu Amerika.

Trump pada hari Senin (7/10) dalam pembicaraan teleponnya dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, jika Turki menyerang Tell Abyad dan wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi lainnya, maka Washington tidak akan melindungi milisi Kurdi. (HS)