Hizbullah: AS Hambat Upaya Pembentukan Pemerintahan Lebanon
-
Sheikh Naim Qassem.
Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon, Sheikh Naim Qassem menuding Amerika Serikat sebagai penghalang utama terbentuknya pemerintahan di Lebanon.
"AS secara diam-diam ingin membentuk sebuah pemerintahan boneka di Lebanon," ujarnya pada Jumat (22/11/2019) malam seperti dikutip kantor berita IRIB.
Menurut Sheikh Naim, AS menginginkan sebuah pemerintahan yang memungkinkan mereka memainkan pengaruh besarnya dalam urusan internal Lebanon.
Mantan Duta AS untuk Lebanon, Jeffrey Feltman dalam sebuah briefing di Kongres baru-baru ingin mengatakan bahwa Washington mengejar sebuah pemerintahan di Lebanon yang sejalan dengan kepentingan AS.
Menurut Sheikh Naim, AS sedang berpikir untuk membajak suara rakyat Lebanon dan kebijakan ekspansionis AS telah menghambat upaya untuk mengakhiri krisis di negara ini.
Sementara itu, Presiden Lebanon Michel Aoun dalam pertemuan dengan utusan khusus PBB di Beirut, Selasa lalu, mengatakan kabinet baru akan diisi oleh perwakilan dari kubu demonstran, profesional, dan teknokrat. (RM)