Hizbullah: Tuntutan Rakyat harus Dipenuhi
-
Ibrahim Amin al-Sayyid
Ketua Biro Politik Hizbullah Lebanon menilai tuntutan lapangan kerja dan ekonomi rakyat negara ini sebuah hak yang legal dan mengatakan, pemerintah mendatang secepatnya harus merealisaikan tuntutan ini.
Televisi al-Manar melaporkan, Ibrahim Amin al-Sayyid saat bertemu dengan Mahmoud Komati, menteri penasihat urusan parlemen Lebanon menambahkan, jaminan hidup, lapangan kerja dan dukungan terhadap sektor produksi harus menjadi agenda kerja kabinet baru.
Sementara itu, Komati seraya menjelaskan bahwa Hizbullah akan berpartisipasi di pemerintahan mendatang menuntut percepatan pembentukan kabinet baru.
Kedua pihak di pertemuan ini menekankan, bersadar pada tiga sisi rakyat, militer dan muqawama akan membuat Lebanon tetap terjaga dalam konfrontasi dengan Israel dan di hadapan kebijakan Amerika serta pengobar fitnah di kawasan.
Rakyat Lebanon sejak 17 Oktober lalu menggelar aksi demo besar-besaran memprotes krisis ekonomi dan kondisi kehidupan di negara mereka. Aksi ini berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri Saad Hariri.
Saad Hariri menjadi penjabat pengelola urusan pemerintah hingga perdana menteri baru ditunjuk. (MF)