Otorita Ramallah Peringatkan AS dan Israel
-
Mahmoud Abbas
Ketua Otorita Ramallah Palestina kembali mengancam Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel dengan menghentikan kerja sama dengan mereka.
Mahmoud Abbas mengatakan, jika kebijakan Israel anti Palestina dan aksi perampokan tanah untuk pembangunan distik Zionis terus berlanjut, kami akan menghentikan implementasi seluruh kesepakatan dengan Israel dan Amerika.
Ia menjelaskan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berencana menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat ke Israel. Jika keputusan seperti ini dilaksanakan, seluruh hubungand alam koridor kesepakatan tertulis dengan Israel dan Amerika akan dibatalkan serta Otorita Ramallah mulai saat ini siap untuk melakukan hal tersebut.
Baru-baru ini, Benjamin Netanyahu mengumumkan, jika dirinya menang di pemilu mendatang dan mampu membentuk kabinet, distrik Zonis di Tepi Barat dan sebagian wilayah penting daerah ini akan dimasukkan ke wilayah Israel.
Ayelet Shaked, anggota Knesset dari Partai The New Right seraya menggulirkan draf aneksasi sebagain wilayah Tepi Barat ke wilayah Palestina pendudukan mengatakan, peluang politik telah siap untuk aneksasi sebagai wilayah Tepi Barat ke wilayah Palestina pendudukan serta Amerika juga telah sepakat dengan rencana ini. (MF)