Tentara Bayaran Saudi Protes Belum Dibayar
-
Tentara bayaran koalisi Saudi protes belum digaji
Tentara bayaran koalisi agresor Saudi yang berbasis di perbatasan selatan Arab Saudi telah melakukan protes karena belum digaji oleh rezim Al Saud.
Para tentara bayaran, yang merupakan bagian dari pasukan Abdrabbuh Mansur Hadi, mantan Presiden Yaman yang mengundurkan diri, memprotes pada hari Sabtu (18/04/2020) di daerah Rabuah di provinsi Asir (Arab Saudi selatan) karena gaji mereka selama enam bulan belum dibayar, demikian dilaporkan IRNA.
Para tentara bayaran yang protes itu menuntut kembali ke Yaman.
Sebelumnya, penjaga perbatasan dari pemerintah Yaman yang mengundurkan diri, yang ditugaskan oleh Arab Saudi dengan misi melindungi perbatasan selatan negara itu di provinsi Asir, menyerukan agar kembali ke provinsi mereka dengan mengadakan demonstrasi.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan beberapa negara lain, telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 dan mengepung negara ini dari darat, laut, dan udara.
Perang Arab Saudi dan sekutu-sekutunya di Yaman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 16.000 Yaman, melukai puluhan ribu dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.