Suriah Adukan Amerika Cs ke Dewan Keamanan PBB
-
Konvoi pasukan AS dan Turki di wilayah Suriah.
Pemerintah Suriah mengadukan pemerintah AS, Inggris, Prancis, Turki, dan rezim Zionis Israel kepda PBB dan Dewan Keamanan atas tindakan pasukan mereka membakar puluhan hektar lahan pertanian di daerah al-Jazeera, Suriah.
Seperti dikutip laman Farsnews, Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar al-Jaafari pada Senin (1/6/2020) malam, secara resmi mengirimkan surat aduan pemerintah Damaskus kepada sekjen PBB dan ketua periodik Dewan Keamanan.
"Pasukan pendudukan AS, Inggris, Prancis, Turki, dan Israel sengaja membakar lahan pertanian di al-Jazeera untuk menciptakan krisis pangan dan ini merupakan simbol terorisme ekonomi baru yang dilakukan pasukan pendudukan terhadap rakyat Suriah,” kata al-Jaafari dalam surat tersebut.
Dia menjelaskan kelompok-kelompok teroris dan separatis yang berafiliasi dengan pasukan pendudukan, terlibat dalam kejahatan ini.
"Pemerintah AS, Inggris, Prancis, Turki, dan Israel telah beralih dari perang proksi dengan menyalurkan dukungan finansial dan senjata kepada teroris dan separatis, bergerak ke arah perang langsung melalui agresi dan pendudukan militer," ungkap al-Jaafari.
Dalam surat tersebut, dia juga menyinggung sanksi baru AS dan Uni Eropa terhadap Suriah di tengah pandemi virus Corona.
"Sanksi baru ini sejalan dengan kebijakan terorisme dan tradisional Amerika untuk menekan negara-negara yang menentang kebijakan mereka," tambahnya.
Al-Jaafari meminta PBB untuk memelihara perdamaian dan keamanan dunia serta mengambil sikap tegas untuk melawan campur tangan AS dan Barat dalam proses politik dan kemanusiaan di Suriah.
"PBB harus mengambil tindakan nyata untuk mencegah dampak dari kebijakan dan sanksi sepihak terhadap Suriah atau kejahatan-kejahatan terorganisir pasukan pendudukan," tandasnya.
Amerika, Inggris, Prancis, Turki, dan rezim Zionis merupakan negara-negara pendukung utama kelompok teroris di Suriah. (RM)