Saudi Ancam Gempur Sanaa Jika Perundingan Yaman Gagal
Arab Saudi mengancam akan melakukan invasi militer ke Sanaa, ibukota Yaman jika perundingan damai negara itu di Kuwait gagal.
Surat kabar Saudi, Okaz, Rabu (11/5) melaporkan, Ahmed Asiri, Juru Bicara pasukan koalisi pimpinan Saudi dalam agresi ke Yaman mengancam akan menyerbu ibukota Yaman, Sanaa jika perundingan damai negara itu menemui jalan buntu.
Hingga kini perundingan damai Yaman di Kuwait masih berlangsung dan kedua pihak bertikai terus melakukan negosiasi.
Sementara itu, Ismail Ould Cheikh Ahmed, Utusan PBB untuk Suriah mengumumkan, pihak-pihak bertikai Yaman sepakat membebaskan 50 persen tahanan sebelum tiba bulan suci Ramadhan dan akan membebaskan sisanya sebagai bentuk niat baik mereka.
Putaran baru perundingan kelompok-kelompok Yaman, dimulai pada 12 April lalu di Kuwait dengan dihadiri oleh perwakilan gerakan Ansarullah dan Ali Abdullah Saleh, mantan Presiden serta delegasi Riyadh.
Kesepakatan pembebasan tawanan kedua pihak itu merupakan titik balik penting dalam proses perundingan damai Yaman. (HS)