AS Mengirim Pesan Rahasia ke Yaman
-
Mohammad Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman mengkonfirmasikan pesan rahasia Amerika Serikat kepada pemerintah Sanaa.
Menurut laporan FNA, Mohammad Ali al-Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman di laman Twitter-nya menulis, Amerika Serikat mengirim pesan ke Sanaa melalui berbagai mediator dan mengatakan bahwa jika Yaman tidak menyetujui perdamaian, tidak akan ada perdamaian, bahkan jika Arab Saudi puas dengannya.
Al-Houthi menggunakan hashtag (blokade AS pembunuh rakyat Yaman) dalam twitt ini, menambahkan bahwa dalam pesan mereka, Amerika mengancam runtuhnya rial Yaman terhadap mata uang lain dan mengakui bahwa perdamaian ada di tangan mereka di Yaman, bukan Arab Saudi.
Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman juga menekankan bahwa pada Maret 2020, pemerintah AS, bersama Arab Saudi dan UEA, menangguhkan bantuan ke Yaman, sementara di bawah hukum internasional, mereka bertanggung jawab penuh untuk memberikan bantuan tersebut karena mereka menganggap Yaman sebagai negara independen dan memiliki pemerintah, karena menyerang dan mengepungnya.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain, telah melancarkan serangan militer terhadap Yaman sejak Maret 2015 dan memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di negara itu.