Sekjen Hizbullah: AS, Israel dan Saudi Ingin Meneror Saya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i88728-sekjen_hizbullah_as_israel_dan_saudi_ingin_meneror_saya
Sekjen Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrallah, mengatakan bahwa membunuh para pemimpin dan komandan Hizbullah menjadi tujuan kolektif Amerika Serikat dan rezim Zionis.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 28, 2020 07:40 Asia/Jakarta
  • Sayid Hassan Nasrallah.
    Sayid Hassan Nasrallah.

Sekjen Hizbullah Lebanon Sayid Hassan Nasrallah, mengatakan bahwa membunuh para pemimpin dan komandan Hizbullah menjadi tujuan kolektif Amerika Serikat dan rezim Zionis.

"Ada banyak peringatan yang datang dari berbagai sumber tentang kemungkinan saya akan diteror," ujarnya dalam wawancara dengan televisi al-Mayadeen, Minggu (27/12/2020) malam.

"Baik sebelum Jenderal Soleimani gugur syahid dan setelahnya, saya telah menjadi salah satu target AS dan Israel. Upaya ke arah ini mulai ditingkatkan sebelum pemilu presiden AS, karena Trump membutuhkan tindakan seperti itu untuk mempengaruhi pemilu," tambahnya seperti dikutip Farsnews.

Nasrallah menuturkan rezim Saudi bahkan merencanakan pembunuhannya. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman selama kunjungannya ke Amerika, meminta Washington melakukan itu demi dirinya.

"Pembunuhan syahid Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis adalah sebuah operasi terang-terangan dan ini merupakan bagian dari skenario tiga pihak yaitu Israel, Amerika, dan Saudi," jelasnya.

Sekjen Hizbullah mencatat bahwa pembunuhan syahid Soleimani bukan hanya kejahatan Amerika, tetapi Israel dan Saudi juga terlibat dalam kejahatan ini.

"AS percaya bahwa dengan membunuh syahid Soleimani dan Abu Mahdi, poros perlawanan akan berakhir, padahal perlawanan ini tidak bergantung pada satu atau dua orang," tegasnya.

Menurut Nasrallah, Presiden Trump kemungkinan akan bertindak dalam beberapa hari mendatang dan semua kemungkinan ini masuk akal karena sosok Trump yang sangat gila dan sombong. (RM)