Hamas Sikapi Serangan Brutal Israel terhadap Warga Quds
-
Penangkapan warga Palestina di kota Quds oleh aparat rezim Zionis.
Kepala Biro Politik Gerakan Hamas, Ismail Haniyeh mengatakan Quds tidak menyerah kepada rezim Zionis dan tidak menerima kebijakan rasisnya.
Hal itu disampaikan Haniyeh dalam menanggapi serangan pasukan penjajah Israel ke kota Quds yang menyebabkan sejumlah warga Palestina terluka.
“Apa yang terjadi di Quds saat ini adalah perang tekad antara sebuah bangsa yang dijajah dan rezim penjajah, sekaligus penegasan pada identitas Quds sebagai kota Arab, Islam, dan Palestina,” tegas Haniyeh seperti dikutip kantor berita Safa Palestina, Jumat (23/4/2021).
Dia menambahkan rakyat Palestina tidak sendirian di Quds dan kita semua akan mempertahankan tanah, kesucian, dan penduduknya yang ingin dimusnahkan oleh rezim Zionis.
“Rakyat Palestina juga akan memenangkan pertempuran ini,” tandas petinggi Hamas itu.
Tentara Zionis pada Kamis malam, menyerbu daerah-daerah di Quds pendudukan dan memukuli warga Palestina. Lebih dari 100 orang Palestina terluka dalam serangan tersebut. (RM)