Hizbullah Irak: Eskalasi Perlawanan atas AS akan Meningkat
-
Kataib Hizbullah Irak
Kataib Hizbullah Irak menolak dua putaran perundingan pemerintah Baghdad dan Amerika Serikat, karena keduanya dianggap sebagai perundingan yang konyol, dan mereka mengabarkan eskalasi perlawanan terhadap AS akan meningkat.
Dikutip stasiun televisi Al Mayadeen, Sabtu (22/5/2021), kelompok perlawanan Irak sudah memberikan dua kali kesempatan kepada pemerintah Baghdad untuk berunding dengan AS guna menentukan nasib pasukan asing di negara itu, namun hasil dua kali perundingan ini dinilai jeblok dan sangat disesalkan.
Sehubungan dengan itu, Kataib Hizbullah mengumumkan, "Apa yang memperburuk situasi adalah pejabat militer AS mengaku tidak punya agenda waktu yang pasti, dalam waktu dekat ini, untuk menarik pasukannya dari Irak, dan pemerintah Irak sendiri yang meminta AS tetap bertahan, di saat yang sama Baghdad tidak membantah statemen ini."
Kubu perlawanan Irak itu menambahkan, "Pemerintah Irak selain tidak jujur, juga tidak mampu memenuhi tuntutan rakyat untuk mengusir pasukan penjajah dari tanah air mereka, serta gagal melindungi kedaulatan nasional dan konstitusi negara."
"Pemerintah AS dengan menolak keluar dari Irak, menunjukkan bahwa mereka hanya mengerti bahasa kekerasan, oleh karena itu kelompok perlawanan Irak mengumumkan kesiapan penuh untuk menunaikan kewajiban agama, nasional, dan konstitusi terkait masalah ini," pungkasnya. (HS)