Koalisi Baru Israel Susun RUU untuk Lumpuhkan Karir Politik Netanyahu
-
Benjamin Netanyahu.
Kubu oposisi di Israel sedang berusaha untuk mencegah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terjun kembali ke dunia politik.
Seperti dilaporkan Channel 12 Israel, Selasa (8/6/2021), Ketua Partai Yesh Atid, Yair Lapid dan Ketua Partai Yemina, Naftali Bennett, yang membentuk pemerintahan koalisi dengan enam partai lainnya, telah menyusun sebuah Rancangan Udang-Undang (RUU) untuk melarang Netanyahu mencalonkan diri lagi dalam pemilu mendatang.
Partai-partai koalisi ingin mencegah perdana menteri dua periode mencalonkan diri lagi selama empat tahun. Namun empat tahun masa jeda, mereka dapat mencalonkan diri kembali.
Selama masa istirahat empat tahun, mantan perdana menteri juga akan dilarang mencalonkan diri sebagai anggota Knesset.
RUU ini tampaknya bertujuan untuk menghalangi pemimpin terlama rezim Zionis, Netanyahu, yang telah menjabat sebagai perdana menteri selama 12 tahun terakhir.
Jika RUU ini disahkan, Netanyahu tidak akan dapat mencalonkan diri dalam pemilu Knesset mendatang.
Sebelumnya, Naftali Bennett mengatakan Netanyahu telah banyak berbohong agar tetap bisa berkuasa. Dia menyarankan Netanyahu mundur dan tidak meninggalkan "bumi hangus" untuk kabinet berikutnya. (RM)