Putus Hubungan dengan Rusia, Eropa akan Rugi Besar secara Ekonomi
-
pasokan energi Rusia ke Eropa
Ketua Kamar Dagang dan Industri Rusia, CCI mengumumkan, jika kerja sama negara-negara Uni Eropa dan Rusia terputus, maka Eropa harus menanggung kerugian lebih dari 500 miliar euro.
Sergey Katyrin, Jumat (18/3/2022) dalam wawancara dengan kantor berita TASS mengatakan, "Beberapa orang idiot meminta negara-negara anggota Uni Eropa untuk memutus kerja sama ekonominya dengan Rusia, padahal upaya paling masuk akal pada situasi penuh tantangan seperti sekarang ini adalah mempertahankan aliansi dagang, dan hubungan kemanusiaan."
Ia menambahkan, "Hubungan dagang Rusia dan negara-negara anggota Uni Eropa pada tahun 2021 mengalami peningkatan 47 persen dibandingkan tahun 2020, dan secara keseluruhan mencapai angka 282 miliar euro."
Operasi militer yang dilancarkan Rusia di Ukraina menyebabkan negara-negara anggota Uni Eropa, karena provokasi Amerika Serikat, menjatuhkan sanksi luas terhadap Moskow.
Majalah AS, Newsweek beberapa hari lalu mengabarkan bahwa embargo terhadap Rusia, justru akan meningkatkan harga energi di negara-negara Barat, dan menguntungkan Rusia.
Newsweek menulis, "Rusia adalah produsen energi, sementara Barat konsumen, ketika harga naik, Barat harus mengeluarkan dana lebih besar untuk mendapatkan minyak, sementara Rusia bisa menerima uang dengan harga yang lebih tinggi." (HS)