Diprovokasi AS, Menhan Cina Ancam Kerahkan Pasukan ke Taiwan
Menteri Pertahanan Cina, Wei Fenghe menyampaikan pihaknya akan mengerahkan segenap cara, termasuk pengerahan pasukan untuk menghentikan deklarasi kemerdekaan Taiwan yang terus diprovokasi AS.
AFP melaporkan, Menhan Cina, Wei Fenghe dalam pidatonya di pertemuan puncak keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Minggu (12/6/2022) menegaskan akan mengancam pihak mana pun yang ingin memecah belah Cina.
"Kami akan berjuang dengan segala cara dan kami akan berjuang sampai akhir. Ini adalah satu-satunya pilihan bagi Cina," kata Wei
"Mereka yang mengejar kemerdekaan Taiwan dalam upaya untuk memecah Cina pasti tidak akan berakhir dengan baik," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyebut Cina melakukan kegiatan militer yang "provokatif, tidak stabil" di dekat pulau itu.
Dia juga menuding Beijing melakukan pendekatan yang semakin "koersif dan agresif" terhadap klaim wilayah maritimnya yang luas di Asia Pasifik.
Awal bulan Juni, armada tempur udara China melakukan manuver ke zona pertahanan udara Taiwan, yang memicu reaksi dari Taiwan.
Latihan militer ini merupakan manuver terbesar kedua Cina ke wilayah Taiwan pada tahun ini.
Mengantisipasi aksi tersebut, Kemenhan Taiwan menyatakan telah mengirim pesawat dan menyiagakan sistem rudal pertahanan udara.
Pemerintah Cina juga menyatakan sedang mempersiapkan latihan di sekitar Taiwan sebagai peringatan terhadap Amerika Serikat (AS) yang hendak ikut campur.
Beijing selama ini mengklaim wilayah Taiwan sebagai bagian dari teritorialnya, tapi selalu ditolak Taiwan.
Tahun lalu, Taiwan mencatat sebanyak 969 jet tempur Cina dikerahkan ke ADIZ pulau itu. Angka ini meningkat drastis dibandingkan pada 2020 yang mencapai 380 jet.
Sementara itu manuver terbaru adalah yang terbesar kedua dilakukan Cina ke Taiwan pada tahun ini. Sebelumnya pada 23 Januari lalu Cina mengerahkan 39 pesawat memasuki ADIZ Taiwan.(PH)