AS Naikkan Anggaran Perang Lunak Lawan Rusia
Pemerintah AS meningkatkan pendanaan ke beberapa perusahaan untuk mengintensifkan perang lunak melawan Rusia.
Reuters hari Rabu (15/6/2022) mengutip lima sumber melaporkan, sejak dimulainya perang Ukraina, pemerintah AS telah meningkatkan bantuan kepada tiga perusahaan teknologi yang mengerjakan desain VPN untuk meningkatkan akses Rusia ke media Barat.
VPN memungkinkan pengguna untuk menyamarkan identitas mereka atau mengubah lokasi mereka di dunia maya guna menghindari pembatasan geografis yang dikenakan pada konten tertentu.
Menurut laporan itu, perusahaan Siphon, nthlink, dan Lantern menerima setidaknya 4,8 juta dana dari pemerintah AS antara 2015 dan 2021.
Sejak perang di Ukraina meletus pada 24 Februari 2022, bantuan keuangan pemerintah AS yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang memberikan layanan PVN untuk warga Rusia meningkat hampir 50 persen.
Pendanaan untuk perusahaan-perusahaan ini disediakan melalui US Agency for Global Media, cabang utama perang lunak AS melawan negara-negara rivalnya.
Badan Media Internasional AS mengawasi outlet media yang berafiliasi dengan pemerintah seperti: VOA, Radio Free Europe / Radio Liberty dan beberapa outlet media lainnya.
Menurut Laura Cunningham, presiden OTF, salah satu perusahaan yang didanai pemerintah AS, organisasi di bawah kepemimpinannya telah meningkatkan dukungan untuk tiga layanan VPN di Rusia.
Cunningham mengklaim bahwa jumlah pengguna Rusia dari situs yang disponsori OTF di Rusia telah meningkat sebesar 4 juta selama sebulan terakhir.
Badan Media Global AS mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mendukung alat-alat perang lunak melawan Rusia
Namun, organisasi tersebut tidak memberikan angka pasti untuk anggaran yang dialokasikan untuk perusahaan-perusahaan tersebut.(PH)