Rusia: Ukraina Ikuti Dikte Amerika
Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia menilai tidak mungkin untuk bernegosiasi dengan Ukraina, karena negara ini sekedar menjalankan perintah yang didiktekan oleh Amerika Serikat.
Dmitry Peskov, Juru Bicara Kepresidenan Rusia dalam sebuah wawancara dengan TV Rusia kanal 1 pada hari Minggu (30/10/2022) mengatakan,“Pengalaman telah menunjukkan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak dapat mengabaikan perintah yang didiktekan dari luar negeri, sehingga perdamaian harus dinegosiasikan dengan orang lain,”.
Sebelumnya, pada Kamis pekan lalu, jubir kepresidenan Rusia mengumumkan, "Bahkan, teks perjanjian sudah siap, tapi tiba-tiba pihak Ukraina berada di luar jangkauan dan mengumumkan bahwa dia tidak ingin melanjutkan negosiasi,”.
Menurut Dimitri Peskov, Presiden Rusia Vladimir Putin yakin bahwa penolakan kesepakatan dalam pembicaraan damai oleh Ukraina dilakukan atas perintah Amerika Serikat.
Sebelum ini, juru bicara kepresidenan Rusia menekankan pada akhir September 2022 bahwa Rusia masih siap untuk bernegosiasi dengan Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Juli 2022 mengumumkan bahwa Moskow siap untuk melanjutkan negosiasi dengan Kyiv, tetapi Presiden Ukraina sejauh ini tidak menunjukkan keinginan untuk memulai proses tersebut.(PH)