Ekonomi Dunia 2023 Terancam Resesi
Menurut laporan sebuah lembaga riset ekonomi internasional, perekonomian dunia akan bergerak menuju resesi pada tahun 2023.
Business Standard Institute (BSI) yang berbasis di Inggris hari Minggu (25/12/022) mengumumkan lebih banyak pinjaman oleh pemerintah dunia untuk mengatasi inflasi akan menyebabkan ekonomi beberapa negara menyusut, dan ini akan menyebabkan dunia mengalami resesi di tahun depan.
Menurut pengumuman lembaga ekonomi dunia ini, untuk pertama kalinya kredit akan melebihi 100 triliun dolar pada tahun 2022, tetapi tren ini akan menurun pada tahun 2023.
Kay Daniel Neufeld, direktur pusat penelitian ekonomi ini mengungkapkan bahwa perekonomian dunia kemungkinan akan mengalami resesi tahun depan akibat kenaikan suku bunga.
"Penanganan inflasi di dunia belum berakhir, dan diharapkan bank sentral tidak akan mengubah praktik mereka saat ini dan terus menaikkan suku bunga pada tahun 2023, meskipun konsekuensi ekonomi yang sangat besar," ujar Neufeld.
Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pada bulan Oktober bahwa lebih dari sepertiga ekonomi dunia menyusut, dengan hanya 25 persen peluang pertumbuhan PDB global kurang dari 2 persen pada tahun 2023.(PH)