Prancis Lanjutkan Kebijakan Intervensif di Perang Ukraina
-
Tank
Presiden Prancis, Emmanuel Macron melanjutkan pendekatan intervensif negaranya terkait perang Ukraina dengan menkonfirmasi pengiriman kendaraan lapis baja ke Ukraina dengan alasan perang.
Prancis sejak meletusnya perang di Ukraina dengan alasan perang, senantiasa mengirim senjata ke Kiev.
Negara-negara Eropa dan Barat khususnya AS dengan meningkatkan represi sanksi kepada Federasi Rusia dan mensuplai berbagai senjata berat dan ringan ke Kiev, bukan saja tidak mengambil langkah untuk mengakhiri perang ini, bahkan semakin mengobarkan perang di negara ini.
Menurut laporan FNA, Emmanuel Macron Rabu (4/1/2023) malam berjanji kepada sejawatnya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky bahwa Paris akan mengirim kendaraan lapis baja ke Kiev dengan alasan perang di negara ini.
Prancis di tahun 2022 juga telah mengirim sejumlah artileri howitzer caesar ke Ukraina dengan dalih perang di negara ini.
Perang di Ukraina telah berlangsung lebih dari 10 bulan dan dengan berbagai dampak politik, militer, ekonomi, sosial dan bahkan budaya, serta pengiriman senjata negara-negara Barat ke Ukraina terus berlanjut.
Rusia berulang kali mengatakan bahwa pengiriman senjata Barat ke Ukraina bukan saja membuat konflik di negara ini berlarut-larut, bahkan menimbulkan dampak yang tidak dapat diprediksi. (MF)