Ukraina Minta NATO Lebih Agresif Sikapi Rusia
Perdana Menteri Ukraina Volodymyr Groysman menyerukan sikap lebih agresif oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk melawan ancaman Rusia.
Seperti dilansir Sputniknews, Groysman pada Sabtu (2/7/2016) mengatakan, NATO perlu bersikap lebih agresif di sepanjang perbatasan Rusia karena negara itu merupakan ancaman bagi kawasan.
"Rusia adalah sebuah negara di dekat perbatasan NATO dan untuk itu, NATO harus membuka pintu masuk untuk Ukraina," tambahnya.
Komentar ini disampaikan ketika Ukraina dan Amerika Serikat bersama sekutu mereka di NATO meluncurkan latihan militer gabungan pada 27 Juni dan latihan ini akan berlanjut di barat Ukraina sampai tanggal 8 Juli.
Ukraina dan Barat berkali-kali menuding Rusia mendukung oposisi pemerintah Kiev dan mengirim pasukan ke garis perbatasan. Sebuah tudingan yang selalu dibantah oleh Moskow.
Hubungan Moskow dan NATO juga memanas dalam beberapa tahun terakhir setelah aliansi militer Barat ini memperkuat kehadirannya di dekat perbatasan Rusia.
Kremlin menganggap ekspansi NATO di dekat perbatasan Rusia sebagai ancaman bagi perdamaian kawasan dan dunia. (RM)