Kesepakatan Nuklir Iran Dicapai, Rudal NATO tak Diperlukan Lagi
Ketua Konferensi Keamanan Munich mengatakan, dengan dicapainya kesepakatan nuklir Iran dan Kelompok 5+1 atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA, maka sistem rudal NATO sudah tidak diperlukan lagi.
IRNA (7/7) melaporkan, Wolfgang Ischinger, Rabu (6/7) menuturkan, sekarang kesepakatan nuklir Iran sudah dicapai, oleh karena itu tidak ada lagi strategi yang mendesak penempatan sistem rudal Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO.
Ia menambahkan, harus diyakini penempatan sistem rudal di Rumania dan Polandia hanya meningkatkan kegelisahan Rusia saja dan pada saat yang sama, Jerman menginginkan perluasan dialog Rusia-NATO, untuk mencegah peningkatan ketegangan senjata.
Ischinger menjelaskan, NATO harus mengambil kebijakan cerdas dan sabar dalam menghadapi Rusia, dan semua pihak harus berusaha menghindari terjadinya persaingan senjata baru.
Menurut Ketua Konferensi Keamanan Munich, sidang NATO mendatang di Warsawa membuka peluang kerja sama dengan Rusia, pasalnya dialog dengan Rusia dapat menyebabkan kontrol senjata.
"NATO dan Rusia harus membangun kepercayaan dan meningkatkan kerja sama," ujarnya.
Ischinger juga menyinggung soal beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika Utara termasuk Libya yang pemerintahannya sudah tumbang.
Ia mengklaim, NATO dan Uni Eropa dapat memainkan peran untuk mewujudkan stabilitas dan perdamaian di negara-negara itu. (HS)