Prancis Tolak Keputusan Uni Eropa Biayai Amunisi untuk Ukraina
Seorang pejabat senior Uni Eropa melaporkan bahwa Prancis menentang keputusan Uni ERopa untuk membiayai pembelian amunisi bagi Ukraina.
Uni Eropa bulan lalu menyetujui rancangan aturan baru bantuan militer untuk Ukraina senilai dua miliar euro guna memasok amunisi ke Ukraina.
Setengah dari amunisi ini harus dibeli dari stok negara-negara Uni Eropa, tetapi amunisi mereka tidak mencukupi.
Seorang pejabat Eropa yang tidak disebutkan namanya hari Rabu (12/4/2023) mengatakan bahwa Prancis menentang gagasan membeli amunisi dari negara ketiga yang diusulkan oleh Uni Eropa.
Menurut laporan ini, Prancis tidak setuju dengan Uni Eropa tentang pembiayaan kembali pengadaan amunisi.
Di bawah aturan Uni Eropa, pembiayaan kembali hanya akan didasarkan pada permintaan Ukraina, sementara Prancis ingin ketentuan itu dihapus.
Menurut pejabat Eropa, industri senjata Prancis mungkin berada di belakang sikap negara saat ini, karena perusahaan senjata Prancis tampaknya berusaha menciptakan mekanisme untuk memastikan ekspor amunisi yang berkelanjutan ke Ukraina dari perusahaannya ke Kyiv.
Sejak dimulainya perang antara Rusia dan Ukraina pada Februari 2022, negara-negara Barat terus memasok berbagai jenis senjata ke Kyiv.
Moskow telah berulang kali memperingatkan bahwa pengiriman senjata apa pun yang memasuki Ukraina akan menjadi target yang sah bagi Rusia.(PH)