Pemulihan Hubungan dengan Suriah Jadi Isu Pilpres Turki
Kandidat pemilu presiden Turki telah menjadikan peningkatan hubungan dengan Suriah sebagai fokus utama dari janji pemilihan mereka di bidang kebijakan luar negeri.
Menurut jajak pendapat terbaru di Turki, Kemal Kılıçdaroğlu, rival terkuat Erdogan, berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi presiden petahana Turki saat ini.
Pemilihan presiden dan parlemen Turki dijadwalkan akan diadakan pada 14 Mei.
Recep Tayyip Erdoğan, presiden Turki saat ini yang kembali maju dalam pemilu presiden hari Senin (1/5/2023) menyatakan keinginannya untuk bertemu dan berbicara dengan timpalannya dari Suriah, Bashar Assad
Erdogan menekankan dimulainya pembicaraan pertahanan dan keamanan untuk melanjutkan hubungan dengan Suriah dengan kerja sama Rusia dan Iran.
Kemal Kılıçdaroğlu, rival Erdogan dalam pemilu Turki dalam kampanye pemilu di provinsi Kayseri hari Sabtu (30/4/2023) mengatakan, "Jika saya memenangkan pemilu, maka paling lama dalam dua tahun lagi hubungan dengan Suriah akan normal kembali,".
"Kita akan berdamai dengan Suriah dan sepenuhnya melanjutkan hubungan normal dengan negara ini," kata Kılıçdaroğlu.
"Kami akan membuka kembali kedutaan kedua negara, dan kami juga akan mengembalikan warga Suriah yang tinggal di Turki, yang jumlahnya lebih dari tiga juta orang ke negara mereka," tegasnya.(PH)