AS: Buka Front Perang Lawan Hizbullah Tak Untungkan Israel
https://parstoday.ir/id/news/world-i157606-as_buka_front_perang_lawan_hizbullah_tak_untungkan_israel
Pemerintah Amerika Serikat, mengatakan, membuka front perang baru di utara Wilayah pendudukan, untuk melawan Hizbullah Lebanon, tidak menguntungkan Israel.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 21, 2023 12:59 Asia/Jakarta
  • Departemen Media Gedung Putih
    Departemen Media Gedung Putih

Pemerintah Amerika Serikat, mengatakan, membuka front perang baru di utara Wilayah pendudukan, untuk melawan Hizbullah Lebanon, tidak menguntungkan Israel.

Juru bicara Gedung Putih, Senin (20/11/2023) malam mengumumkan, Amerika Serikat, akan membela hak Israel, untuk membela diri dalam menghadapi Hamas."
 
Pada saat yang sama, Jubir pemerintah Amerika Serikat, mengklaim bahwa Washington, akan tetap menyerukan pemberlakuan gencatan senjata di Jalur Gaza.
 
Ia menambahkan, "Jumlah warga Amerika, yang sudah meninggalkan Gaza, melalui pintu penyeberangan Rafah, mencapai 800 orang, dan Washington, terus berusaha membebaskan tawanan di Gaza."
 
Jubir Gedung Putih melanjutkan, "Kami berusaha siang dan malam untuk mencapai kesepakatan terkait tawanan, dan kami percaya bahwa sekarang semakin dekat dengan kesepakatan lebih dari sebelumnya."
 
"Rumah sakit-rumah sakit tidak boleh menjadi medan tempur, dan sikap Amerika Serikat, terkait masalah ini transparan," klaimnya.
 
Di sisi lain, pejabat AS, ini menjelaskan bahwa perluasan area perang tidak akan menguntungkan siapa pun, dan membuka front perang baru di utara Wilayah pendudukan, juga tidak akan menguntungkan Israel.
 
Ia menegaskan, "Perundingan seputar pembebasan para tawanan di Jalur Gaza, sudah semakin mendekati kenyataan."
 
Beberapa jam sebelumnya, radio dan televisi Rezim Zionis mengklaim, Tel Aviv, sudah memberikan lampu hijau soal kesepakatan pertukaran tahanan, dan sedang menunggu jawaban dari Hamas. (HS)