Ribuan Warga San Francisco Suarakan Gencatan Senjata di Gaza
Pendukung Palestina di kota San Francisco di Amerika Serikat menyerukan gencatan senjata segera dan permanen di Jalur Gaza dengan berkumpul di jalan raya 101 kota ini.
Ribuan pendukung Palestina di kota San Francisco di Amerika Serikat hari Selasa (20/2/2024) turun ke jalan raya 101 kota ini meneriakkan slogan-slogan dan membawa plakat yang bertuliskan tuntutan gencatan senjata segera di Jalur Gaza, dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri serangan rezim Zionis di jalur Gaza dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di wilayah itu.

Aksi para demonstran pendukung Palestina di jalan raya 101 San Francisco, AS menyebabkan jalan raya tersebut diblokir dan tercipta lalu lintas padat.
Unjuk rasa ini diadakan pada malam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan pemungutan suara terhadap proposal Aljazair mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza.
Jumat lalu, tujuh serikat buruh nasional dan lebih dari 200 serikat buruh lokal di Amerika Serikat mengumumkan pembentukan koalisi yang bertujuan mendukung gencatan senjata guna mengakhiri genosida rezim Zionis di Jalur Gaza.
Rezim Zionis melancarkan agresi militer di Jalur Gaza dengan dukungan militer dan diplomatik Amerika Serikat dan Inggris.
Rezim Zionis telah mencegah publikasi fakta genosida di Jalur Gaza dengan menargetkan jurnalis, gedung media dan juga mencegah jurnalis asing memasuki wilayah tersebut.
Salah satu aspek dari genosida yang dilakukan rezim Zionis di Jalur Gaza adalah blokade total dan pencegahan masuknya makanan dan bantuan medis ke wilayah ini, yang telah membuat warga yang tidak berdaya terkena krisis kelaparan.
Banyak organisasi internasional seperti PBB, Program Pangan Dunia, Organisasi Kesehatan Dunia, Dokter Tanpa Batas di Palestina, Amnesty International dan organisasi lainnya telah memperingatkan akan terjadinya penyebaran kelaparan di Jalur Gaza akibat berlanjutnya agresi militer rezim Zionis.PH)