Perangi Narkotika, AS Tuduh Presiden Filipina Langgar HAM
https://parstoday.ir/id/news/world-i17188-perangi_narkotika_as_tuduh_presiden_filipina_langgar_ham
Kepala Kantor Media, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengklaim, langkah terbaru Presiden Filipina dalam menindak komplotan penyelundup narkotika dan para pelaku kejahatan di negara itu, telah melanggar hak asasi manusia.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 09, 2016 12:08 Asia/Jakarta
  • Elizabeth Kennedy Trudeau
    Elizabeth Kennedy Trudeau

Kepala Kantor Media, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengklaim, langkah terbaru Presiden Filipina dalam menindak komplotan penyelundup narkotika dan para pelaku kejahatan di negara itu, telah melanggar hak asasi manusia.

Kantor berita Reuters (8/8) melaporkan, Elizabeth Kennedy Trudeau, Kepala Kantor Media, Kemenlu Amerika, Senin (8/8) menuturkan, tewasnya lebih dari 400 bandar narkotika di tangan polisi Filipina sejak naiknya Presiden Rodrigo Duterte, mengkhawatirkan.

Trudeau menambahkan, Amerika mendesak pemerintah Filipina untuk mematuhi aturan hukum dalam menindak terduga pelaku kriminial di negara itu.

Intervensi Amerika ini dilakukan setelah hasil jajak pendapat bulan lalu yang dilakukan pusast riset Pulse Asia menunjukkan, tingkat popularitas Duterte di tengah masyarakat Filipina mencapai 91 persen. Ini adalah tingkat popularitas tertinggi yang pernah dicapai presiden Filipina sejak tahun 1991.

Presiden Filipina menjadikan perang melawan para bandar dan penyelundup narkotika sebagai prioritas utama pemerintahannya.

Duterte mengatakan, hak asasi manusia tidak punya tempat dalam perang melawan penyelundup narkotika.

Sejak berkuasa di Filipina, Duterte sudah mengeksekusi mati sekitar 800 bandar narkotika di negara itu. (HS)