Mengapa Generasi Muda AS Lebih Mendukung Palestina Dibandingkan Generasi Tua?
https://parstoday.ir/id/news/world-i174734-mengapa_generasi_muda_as_lebih_mendukung_palestina_dibandingkan_generasi_tua
Survei terbaru CNN menunjukkan bahwa generasi tua di Amerika Serikat lebih banyak yang mendukung kejahatan rezim Zionis dibandingkan generasi muda di negara ini.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jul 21, 2025 10:30 Asia/Jakarta
  • Mengapa Generasi Muda AS Lebih Mendukung Palestina Dibandingkan Generasi Tua?

Survei terbaru CNN menunjukkan bahwa generasi tua di Amerika Serikat lebih banyak yang mendukung kejahatan rezim Zionis dibandingkan generasi muda di negara ini.

Tehran, Pars Today- Survei terkini oleh CNN terhadap sejumlah media terkemuka Amerika telah membuahkan hasil dan angka yang signifikan tentang polarisasi generasi tua dan muda di AS dalam menyikapi kejahatan rezim Zionis terhadap Palestina.

Tingginya dukungan generasi muda di AS dibandingkan generasi tua tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi informasi dan penyebaran berita yang lebih independen mengenai kejahatan rezim Zionis terhadap Palestina.

Selama ini, keberadaan lobi-lobi Yahudi dan Zionis, serta luasnya hubungan politik, militer, dan strategis Tel Aviv dengan Amerika Serikat memberikan pengaruh besar terhadap penyebaran informasi yang bias tentang Israel. 

Dalam kondisi demikian, hasil jajak pendapat mengenai sikap warga Amerika terhadap Israel dan tindakan spesifik pemerintah AS terkait isu Palestina selalu menjadi sorotan.

Terdapat kekhawatiran bahwa menurunnya kredibilitas dan sikap positif terhadap Zionis dan Yahudi di Amerika Serikat akan memengaruhi perilaku Gedung Putih dalam mendukung Tel Aviv.

Tentu saja, beberapa pihak menentang teori ini; misalnya, Mearsheimer, salah satu profesor hubungan internasional paling terkenal di dunia saat ini, yang juga seorang warga Amerika, mengatakan tahun lalu, sebelum hasil pemilu AS diumumkan,"Masyarakat Amerika tidak lagi sejalan dengan kebijakan pemerintahnya terhadap Israel, dan hanya elit politik di tingkat atas pemerintahan AS yang secara membabi buta mendukung Israel seolah-olah itu adalah kewajiban."

Dalam survei yang dipublikasikan oleh CNN, berbagai pertanyaan diajukan berdasarkan kelompok usia dan penempatan mereka dalam polaritas Demokrat dan Republik, dan jawabannya pun dipublikasikan.

Salah satu pertanyaan penting dan patut dicatat dari survei ini adalah pandangan publik Amerika tentang tindakan Israel di Gaza terhadap Hamas setelah 7 Oktober 2023.

Menurut survei ini, hanya 23% responden yang menganggap tindakan Israel sepenuhnya dibenarkan dan dapat diterima, 27% agak dapat diterima, dan 22% sepenuhnya tidak dapat diterima. Sebanyak 28% memilih opsi "tidak tahu".

Sementara dalam survei pertama setelah 7 Oktober, 50% responden menganggap tindakan ini sepenuhnya dapat diterima dan hanya 8% yang sepenuhnya tidak dapat diterima. Ini berarti bahwa penerimaan atas tindakan Israel dalam perang melawan Hamas kini telah menurun sebesar 27%.

Tentu saja, terdapat perbedaan yang sangat besar antara kedua kubu, Demokrat dan Republik, dalam menilai perilaku Zionis dapat diterima. Sejak 7 Oktober 2023, persentase warga Demokrat yang menganggap perilaku dan kejahatan Zionis dapat diterima telah turun dari 38% menjadi 7%. Namun, di kalangan warga Republik, persentasenya hanya turun dari angka tertinggi 68% menjadi 52%.

Dengan kata lain, terdapat perbedaan 45% antara kubu Demokrat dan Republik dalam membenarkan dan menerima perilaku Israel dan genosida besar abad ini.

Namun, yang menarik adalah di antara responden berusia di bawah tiga puluh tahun, hanya satu dari sepuluh yang menganggap tindakan Israel di Gaza tepat dan dapat dibenarkan, yang konsisten dengan jajak pendapat lain tentang perbedaan yang signifikan antara generasi tua dan kaum muda dalam mendukung Israel.

Pertanyaan juga diajukan tentang jumlah bantuan Amerika kepada Israel dalam perang Gaza, tetapi tidak ada konsistensi pendapat. 50% menganggapnya berlebihan, 40% menganggapnya tepat, dan hanya 10% yang menganggapnya tidak cukup.

Tanggapan ini, bersama dengan tingkat penerimaan atas perilaku Zionis di Gaza dan pembunuhan warga di Gaza, menunjukkan bahwa mereka belum tentu puas dengan peran lebih banyak orang Amerika dan bantuan mereka kepada Israel.

Dengan mengkaji berbagai jajak pendapat selama dekade terakhir, terutama di antara mereka yang berusia di bawah tiga puluh tahun, tingkat dukungan yang tidak diragukan lagi untuk Tel Aviv dalam masyarakat Amerika telah menurun secara signifikan, sehingga menimbulkan beberapa kekhawatiran bagi lobi Yahudi di Amerika Serikat.(PH)