Shahnameh karya Ferdowsi kembali diterbitkan di Italia
https://parstoday.ir/id/news/world-i183204-shahnameh_karya_ferdowsi_kembali_diterbitkan_di_italia
Pars Today – Shahnameh karya Ferdowsi kembali diterbitkan dalam bahasa Italia setelah sekitar seratus tahun dengan terjemahan lengkap dan terpadu.
(last modified 2025-12-29T13:47:32+00:00 )
Des 29, 2025 20:29 Asia/Jakarta
  • Shahnameh karya Ferdowsi kembali diterbitkan di Italia

Pars Today – Shahnameh karya Ferdowsi kembali diterbitkan dalam bahasa Italia setelah sekitar seratus tahun dengan terjemahan lengkap dan terpadu.

Shahnameh Ferdowsi, setelah hampir satu abad, kembali hadir dalam bahasa Italia dengan terjemahan yang utuh dan menyeluruh, menghidupkan kembali salah satu ikatan sejarah terpenting antara sastra epik Iran dan budaya Italia. Menurut laporan Pars Today, penerbitan ulang ini diperkenalkan sebagai edisi pertama dengan terjemahan yang jelas, lancar, dan terpadu, serta menekankan latar belakang sejarah hubungan antara Shahnameh dan Italia; sebuah hubungan yang terkait dengan nama Italo Pizzi, sarjana Italia yang dikenal dalam bahasa Persia.

 

Pizzi adalah orang pertama yang antara tahun 1886 hingga 1888 menerbitkan terjemahan lengkap pertama dan satu-satunya karya ini ke dalam bahasa Eropa.

Pada masa Risorgimento—periode ketika bangsa Italia berjuang untuk persatuan nasional—Shahnameh Ferdowsi mendapat perhatian khusus. Karena karya ini berbicara tentang para pangeran pejuang dan pembentukan sebuah negara, sejumlah kalangan patriot Italia melihatnya sejalan dengan cita-cita mereka. Oleh sebab itu, Ferdowsi dalam pandangan mereka menjadi “rekan simbolis,” yakni dianggap sebagai pemikir dan inspirasi dalam jalan menuju persatuan Italia, meskipun berasal dari negeri lain.

 

Edisi terbaru terjemahan Shahnameh ini diterbitkan oleh penerbit Luni di Italia dengan tujuan mengembalikan martabat dan kedudukan karya agung tersebut. Dalam penerbitan ulang ini, Profesor Simone Cristoforetti dari Universitas Ca’ Foscari Venesia—yang dikenal sebagai salah satu pakar terkemuka dalam kajian Ferdowsi—telah meninjau ulang teks Pizzi dengan cermat. Ia memastikan konsistensi terminologi dan kesetiaan konseptual, sehingga pembaca modern dapat menikmati karya ini tanpa kehilangan daya tarik narasi puitis abad ke-19, sekaligus dengan ketelitian linguistik  (MF).

 

Karya ini diterbitkan dalam enam jilid berkesinambungan dengan total 4.112 halaman. Pada jilid pertama terdapat lampiran berwarna 16 halaman yang memuat reproduksi dari miniatur-miniatur tertua yang dikenal terkait kisah-kisah Shahnameh.