Mengapa Tahun 2025 Menjadi Tahun Kegagalan Ekonomi AS?
https://parstoday.ir/id/news/world-i183450-mengapa_tahun_2025_menjadi_tahun_kegagalan_ekonomi_as
Pars Today - Surat kabar Amerika Axios menulis, "Pada tahun 2025, tahun pertama kepresidenan Donald Trump, ekonomi AS telah mencapai ambang krisis dengan inflasi, penurunan lapangan kerja, dan ketidakpuasan publik yang meluas.
(last modified 2026-01-02T09:10:10+00:00 )
Jan 02, 2026 16:06 Asia/Jakarta
  • Penurunan ekonomi AS
    Penurunan ekonomi AS

Pars Today - Surat kabar Amerika Axios menulis, "Pada tahun 2025, tahun pertama kepresidenan Donald Trump, ekonomi AS telah mencapai ambang krisis dengan inflasi, penurunan lapangan kerja, dan ketidakpuasan publik yang meluas.

Koran Amerika Axios menggambarkan tahun 2025 sebagai tahun pertama kepresidenan Donald Trump bagi ekonomi AS sebagai berikut, "Tahun ketika ekonomi AS berada di ambang kehancuran. Tentu saja, Trump sendiri masih mengklaim bahwa kinerja ekonominya sangat baik, tetapi pengamat politik dan ekonomi di AS menganggap klaim ini tidak berdasar."

Dalam hal ini, Jason Johnson, pembawa acara MS Now TV, mengatakan, "Di dunia nyata, bertentangan dengan klaim Trump, lebih dari dua pertiga warga Amerika, atau 68 persen dari mereka, mengatakan bahwa situasi ekonomi AS memburuk, meskipun asuransi kesehatan untuk sekitar 20 juta warga Amerika akan dihentikan pada awal tahun 2026, berkat Trump dan kelompoknya."

Sementara itu, Margery Taylor Greene, mantan anggota Kongres AS menanggapi klaim Trump bahwa pengeluaran itu sesuai untuk rakyat negara ini dan mengatakan, "Trump harus berhati-hati bahwa itu adalah satu miliar dolar, Anda tidak bisa menipu orang dan mengatakan kepada mereka bahwa pengeluaran Anda hemat biaya dan ekonomi AS sangat baik, karena sama sekali tidak demikian."

MarketWatch, sebuah situs untuk menganalisis data terkait pasar saham AS, yang berafiliasi dengan Wall Street Journal, juga menulis, "Menurut pendapat rakyat Amerika, ekonomi negara ini sangat buruk, dan tarif, peningkatan inflasi, dan penurunan lapangan kerja termasuk di antara karakteristik ekonomi AS pada tahun 2025."

Anthony Salvanto, direktur CBS Television Analysis, melaporkan hal ini, "Tingkat kepuasan terhadap kinerja ekonomi Trump pada tahun 2025 telah menurun, dari 51% menjadi 37%, dan tren penurunan ini pasti akan berlanjut di tahun baru. Jajak pendapat menunjukkan bahwa pemerintah telah berkinerja sangat buruk dalam hal mengurangi inflasi dan pengeluaran."

Sejalan dengan itu, aktivis ekonomi Amerika Tara Setmayer juga menekankan, "Donald Trump tidak pernah peduli dengan rakyat Amerika biasa dan dia tidak peduli dengan siapa pun kecuali dirinya sendiri. Kepresidenannya diiringi oleh pengkhianatan PDP terhadap rakyat biasa dan bahkan mereka yang memilihnya. Dia telah mengkhianati setiap warga Amerika, mulai dari petani dan keluarga militer hingga veteran, pemilik usaha kecil, dan pekerja Amerika, dan selama ini dia hanya menambah kekayaannya sendiri dan menyalahgunakan uang pajak rakyat Amerika. Hanya dalam waktu sekitar satu tahun, lebih dari tiga miliar dolar telah ditambahkan ke kekayaan Trump. Sekarang mayoritas warga Amerika menderita akibat situasi ekonomi dan hidup dalam kecemasan."(sl)