Penulis AS: Jenderal Soleimani Menghalangi Kepentingan Washington dan Tel Aviv
-
Daniel Lazare
Pars Today - Pada peringatan teror Jenderal Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam, seorang penulis dan analis Amerika mengatakan, “Tindakan Jenderal Soleimani mengancam kepentingan Amerika Serikat dan Israel.”
Daniel Lazare, seorang analis politik dan urusan internasional Amerika serta jurnalis independen mengatakan dalam wawancara eksklusif dengan IRNA pada hari Sabtu (03/01/2026), “Tujuan Jenderal Soleimani adalah untuk menghadapi teroris ISIS dan Al-Qaeda.”
Analis urusan internasional ini mengatakan mengenai konsekuensi keputusan Trump untuk membunuh Jenderal Soleimani selama masa jabatan pertamanya dan keterlibatannya dalam serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, “Amerika melihat istilah-istilah seperti stabilitas regional, keamanan, dan kredibilitas internasional sangat berbeda dari negara-negara lain.”
Ia mengklarifikasi, “Satu-satunya stabilitas regional yang diminati Washington adalah stabilitas yang dicapai melalui kendali penuh Amerika Serikat dan Israel. Menurut mereka, keamanan hanya dapat dicapai dengan menjalankan monopoli kekuasaan di seluruh wilayah.”
Lazare menambahkan, “Mengenai kredibilitas, satu-satunya hal yang diinginkan Trump dan Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu adalah agar negara-negara seperti Lebanon, Suriah, dan Iran tahu bahwa mereka akan menghadapi pembalasan segera setelah mereka melewati garis merah.”
Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam, gugur syahid dalam serangan udara oleh agresor dan teroris Amerika di dekat bandara Baghdad pada 3 Januari 2020, saat ia mengunjungi negara itu atas undangan resmi otoritas Irak, bersama dengan Abu Mahdi Al-Muhandis, Wakil Depala Pasukan Mobilisasi Rakyat Irak (Al-Hashd Al-Shaabi), dan 8 rekannya.(sl)